BERZIARAH BERSAMA MARIA: SUMUR KITIRAN MAS, PAKEM

Penulis

  • Alb Irawan Dwiatmaja Kantor Kementerian Agama Kabupaten Asahan

DOI:

https://doi.org/10.56358/ejr.v14i1.216

Kata Kunci:

Peziarahan, inkulturasi, Sumur Kitiran Mas, air kehidupan, Bunda Maria

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengangkat suatu tempat ziarah yang lahir dari kerinduan, dinamika internal batin, dan peziarahan iman umat yang hidup dari kekayaan kultur simboliknya, yakni Sumur Kitiran Mas, Pakem. Penelitian ini memaparkan proses inkulturatif kelahiran Sumur Kitiran Mas dalam konteks umat lokal. Penjelasan juga diberikan terkait dengan upaya umat Pakem dan luar Pakem dalam melestarikan kenangan akan identitas sebagai peziarah melalui inkulturasi. Penelitian ini ingin menjelaskan pengaruh Sumur Kitiran Mas dalam membantu para pendoa di sana untuk mengalami peziarahan bersama Maria dalam hidup sehari-hari menuju pada Yesus Kristus. Setelah mengadakan penelitian dan dengan pemaknaan teologis, penulis merefleksikan bahwa dengan menimba air kehidupan di tepi Sumur Kitiran Mas dan memaknai simbol di dalamnya, seseorang berziarah dalam hidup sehari-hari bersama Maria untuk mencari dan menemukan kehendak Allah. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif dalam perspektif ilmu sosial. Masalah sosial tidak pernah lepas dari kehidupan manusia. Masalah sosial yang terjadi akan menjadi bermanfaat bila direfleksikan dalam terang Injil berdasarkan dari peristiwa Yesus. Untuk menganalisa situasi sosial, penulis menggunakan lingkaran pastoral. Lingkaran tersebut menunjukkan hubungan yang erat antara empat perantara pengalaman yang dimulai dari pemetaan masalah, analisis sosial, refleksi teologis dan terakhir perencanaan sosial.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Diterbitkan

2023-08-29

Cara Mengutip

Dwiatmaja, A. I. (2023). BERZIARAH BERSAMA MARIA: SUMUR KITIRAN MAS, PAKEM. Jurnal Reinha, 14(1), 21-36. https://doi.org/10.56358/ejr.v14i1.216

Terbitan

Bagian

Articles

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama