PASTORAL DIGITAL DALAM ERA DISRUPSI TEKNOLOGI: TRANSFORMASI PELAYANAN GEREJA KATOLIK MENGHADAPI TANTANGAN DAN PELUANG EVANGELISASI VIRTUAL

Authors

  • Andreas Jimmy STIPAS Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

DOI:

https://doi.org/10.56358/ejr.v16i1.430

Keywords:

inkulturasi digital, ekklesiologi jaringan, evangelisasi virtual, kesenjangan digital; digital teologi

Abstract

Artikel ini mengkaji transformasi pastoral Gereja Katolik dalam merespons disrupsi teknologi digital melalui pendekatan kualitatif dengan metode analisis konten dan tinjauan literatur sistematis terhadap sumber-sumber teologis, sosiologis, dan komunikasi religius terkini. Penelitian berfokus pada tiga dimensi utama: rekonfigurasi model pastoral, strategi inkulturasi, dan pengembangan kompetensi digital. Hasil analisis menunjukkan bahwa internet telah berevolusi dari sekadar alat menjadi lingkungan yang membentuk pola pikir, mendorong pergeseran dari model ekklesiologi hierarkis menuju ekklesiologi jaringan yang partisipatif. Inkulturasi digital menjadi imperatif pastoral yang menuntut dialog kreatif antara iman Katolik dan budaya digital, dengan mengintegrasikan adaptasi linguistik, metodologis, dan estetik. Evangelisasi virtual membuka peluang ekspansi jangkauan, namun menghadirkan risiko reduksi iman menjadi konten superfisial. Kesenjangan digital merupakan tantangan etis yang memerlukan pendekatan hibrida untuk memastikan inklusivitas. Digital teologi menjadi fondasi epistemologis untuk pengembangan pastoral autentik, sementara kompetensi digital bagi pelayan pastoral menjadi prioritas strategis. Studi menyimpulkan bahwa pastoral digital harus dipahami sebagai perluasan misi tradisional dalam ekosistem terintegrasi yang memaksimalkan potensi masing-masing modalitas.

Downloads

Download data is not yet available.

Published

2025-06-30

How to Cite

Andreas Jimmy. (2025). PASTORAL DIGITAL DALAM ERA DISRUPSI TEKNOLOGI: TRANSFORMASI PELAYANAN GEREJA KATOLIK MENGHADAPI TANTANGAN DAN PELUANG EVANGELISASI VIRTUAL. JURNAL REINHA, 16(1), 63-76. https://doi.org/10.56358/ejr.v16i1.430

Issue

Section

Articles